Ahad, 29 Julai 2012

MUSSAFIR RINDU


dari puisi kolaborasi Moh. Ghufron Cholid (Madura, Indonesia) & Ana Maria

Ramadhan-MU menjengah jendela waktu

menampar-nampar batin ku
dengan tangis sendu
bermussafir di ambal rindu
pada hangat sujud di sejadah
biar-lah merekah tumit berdarah merah
Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah
aku kan ramah mengucup taubah.

Kecuplah dengan mesra
Semesra purnama cumbu gulita
Seikhlas mentari berbagi pada bumi.

melelar-lah rindu kepada TUHAN ku
merendam dalam pusar yang SATU
menganak airmata demi airmata
merimbun jadi butir embun
yang dikucup si unta gurun.
o aku-lah mussafir rindu
hamba kemaca mengelus pilu
membulir-bulir haru
menadah doa di Rumah-MU.

Hanya padaMU
Segala rindu
Tak jadi rahasia.

o aku-lah mussafir rindu
dalam Ramadhan yang menyantuni
membawa wangian berkah
dari cinta Al Khaliq.

Cinta yang tak menipu
Dan tak terhapus waktu.

Kamar Hati, 29 Juli 2012

Tiada ulasan:

Catat Ulasan