Selasa, 10 Disember 2013

EMPAT HAL YANG TIDAK MERUSAK NILAI REDHA SEORANG HAMBA DENGAN RABB

share dari link fb ~Bicara Hidayah
 
EMPAT HAL YANG TIDAK MERUSAK NILAI REDHA SEORANG HAMBA DENGAN RABB

1. BERDOA PADA ALLAH MEMINTA KESEMBUHAN

Selama hati kita menerima maka mengadu kepada Allah akan rasa sakit yang mendera dan memohon kesembuhan dariNya tidaklah menghilangkan rasa redha kita. Sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Ayub:

|| “Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah." (Al-Anbiya’: 83-84)

Bahkan Allah memuji hamba-hambaNya yang mengadukan semua persoalan hidupnya di tengah kegelapan malam.

|| “Mereka berdo’a kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.” (As Sajadah, 16)

2. PERASAAN SEDIH

Ibnu hajar berkata: “Adanya rasa sedih dari seorang hamba tatkala ditimpa musibah tidaklah menghilangkan sifat redhanya selama hatinya menerima dengan ikhlas.” (Fathul Baari, 7/514)

Sebagaimana orang sakit ketika meminum ubat dari doktor setelah mengetahui banyak orang yang sembuh sebelumnya, dia merasakan pahit namun hatinya tetap tenang dan menerima cobaan yang diberikan oleh Allah.

3. MEMBERITAHUKAN RASA LETIH

Cerita dan berbagi rasa letih tidak menghilangkan sifat Redha, sebagaimana Nabi Musa:

|| “Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: “Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini””. (Al Kahfi, 52)

4. MENANGIS KARENA RASA SAYANG DAN SEDIH PADA KEKASIH YANG MENINGGAL

|| “Sesungguhnya mata ini berair, hati ini sedih, kami tidak akan mengatakan sesuatu yang tidak diridhai oleh Tuhan kami. sesungguhnya kami amat bersedih dengan kepergianmu wahai Ibrahim”. (Bukhari, Muslim)

Oleh Ustadz Didik Hariyanto, MA
_____________
Shared By: bicara.hidayah 2 ( .. buat diriku ..)
Foto Illustrasi: Flickr.com
☆ ⋆ ☆ ⋆ ☆ ⋆ ☆ 
Grafiks: bicara.hidayah
 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan